10 Kebiasaan Buruk Dalam Diet

Bagi Anda yang sedang berdiet, apakah Anda sering merasa sebal karena berat badan Anda tak kunjung berkurang meskipun sudah diet dalam waktu yang panjang? Berat badan Anda malah menjadi naik meski sedang berdiet? Atau Anda menjadi lemas, lesu dan sering mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan diet? Jika benar begitu, Anda harus berhati-hati, besar kemungkinan ada kesalahan diet yang Anda lakukan. Banyak tips menurunkan berat badan yang bisa kita pelajari, namun jangan sampai Anda juga menyepelekan beberapa hal yang dapat mengggagalkan diet Anda.

Sebelum kita membicarakan hal buruk dalam diet, akan lebih baik bila kita  mengetahui dahulu apa arti diet. Menurut beberapa sumber dan beberapa ahli, pengertian diet adalah cara yang dilakukan untuk mengatur jumlah asupan makanan yang dikonsumsi oleh seseorang, ada pula yang mendefinisikan diet adalah upaya menjaga pola makan untuk mendapatkan ukuran berat badan yang lebih ideal. Dari semua pengertian tersebut, pada dasarnya adalah pengaturan pola makan.

Pengaturan pola makan dapat bertujuan agar badan lebih sehat atau berat badan berkurang. Tetapi menurut sebagian besar ahli diet yang bertujuan agar badan lebih sehat lebih baik dari pada yang bertujuan untuk memperbaiki penampilan semata. Sebab, jika gaya hidup Anda lebih sehat dengan diet sehat seimbang, badan Anda akan lebih sehat dan berat badan Anda juga akan semakin ideal.

Well, tanpa basa-basi lagi, mari kita ulas beberapa hal  buruk yang mungkin Anda lakukan selama melakukan diet .

Kebiasaan Buruk

1. Begadang

Beberapa orang beranggapan bahwa banyak tidur akan membuat badan gemuk, kemudian mereka begadang untuk mengurangi jatah tidurnya. Ini sama sekali tidak benar. Tidur, terutama malam hari selama 7-8 jam, sangat penting untuk regenerasi tubuh. Selain itu jika Anda kekurangan tidur, hormon yang mengatur rasa lapar akan meningkat dan sebaliknya hormon yang mengatur rasa kenyang akan berkurang, ketidakseimbangan hormon ini salah satu penyebab Anda sulit mengontrol rasa lapar.

2. Kurang Gerak atau Olah raga

Jika Anda hanya mengatur pola makan tanpa mengatur jadwal olah raga, Anda sudah melakukan kesalahan. Olah raga termasuk dalam rangkaian pola hidup sehat dan cara efektif untuk membakar kalori. Tentu kita sudah tahu apa manfaat olah raga, namun sebagian besar orang sulit melakukannya karena niat untuk berolah raga tidak kuat. Jika Anda memang tidak punya waktu untuk berolah raga, lakukan gerak badan di sela-sela waktu kerja Anda.

3. Kebiasaan Minum Alkohol

Anda mengonsumsi alkohol? Sebaiknya hentikan mengonsumsi alkohol demi kesehatan Anda dan menjaga berat badan. Efek mengonsumsi alkohol  adalah melambatnya metabolisme tubuh dan mengganggu hormon, seperti hormon kortisol. Jika hormon kortisol yang berperan dalam sters ini meningkat,  rasa lapar Anda lebih meningkat dan lemak akan lebih cepat menumpuk di tubuh.

4. Ngemil

Kebiasaan yang satu ini memang mengasyikkan. Namun dampak bagi kesehatan tidak baik karena sebagian besar camilan mengandung kalori dan lemak tinggi. Untuk menyiasati kebiasaan ini, ganti camilan biasa Anda dengan buah, kacang-kacangan rebus, atau fruitbar.

5. Meninggalkan  produk susu

Susu memang mengandung lemak. Tapi selain lemak, susu juga mengandung kalsium, protein dan beberapa mineral yang diperlukan tubuh. Untuk itu, lebih baik kita tidak meninggalkan produk susu. Anda dapat terus mengonsumsi susu yang rendah lemak atau produk susu lain,seperti yoghurt.

6.   Minum Sedikit Air

Air tidak mengandung kalori atau lemak,sehingga tidak akan membuat Anda gemuk. Air membantu metabolisme karbohidrat dan lemak, baik untuk sel, menjaga kelembaban kulit, membantu mengeluarkan racun, menjaga kesehatan ginjal, dan membantu Anda memasukkan kalori berlebih dalam tubuh.  Tapi perlu diingat, air putih adalah minuman terbaik, jangan minum air yang mengandung gula tinggi atau pewarna.

7. Tidak Meluangkan Waktu Untuk Makan

Beberapa dari kita sering makan sambil mengerjakan hal lain, misalnya sambil menonton tv, membaca buku, atau menulis sehingga Anda tidak bisa menimati makanan dan terus ingin mengunyah. Anda jadi kurang terkontrol mengendalikan porsi makan.

8. Kunyah Dengan Perlahan

Perut kita membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk merespon jika makanan yang dimasukkan sudah cukup dan perut telah kenyang. Tapi, jika kita makan dengan cepat, sama saja seperti Anda mencuri start sehingga memasukkan makanan lebih cepat dari waktu tubuh merespon, dan memasukkan makanan lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

9. Terlalu Banyak Garam

Garam ternyata berperan dalam kenaikan berat badan. Garam yang terlalu banyak masuk dalam tubuh akan menahan cairan dalam tubuh. Sehingga  berat badan akan sulit turun meski minum banyak air putih. Jadi mulailah mengurangi garam sekarang juga.

10. Target Yang Tidak Masuk Akal

Memang diperlukan komitmen dan target dalam diet. Tapi Anda harus pastikan target Anda masuk akal. Misalnya saja Anda menetapkan target menurunkan berat badan sebanyak 15 kg dalam waktu 1 atau 2 minggu, itu sangat tidak masuk akal, jika berhasil sekalipun mungkin hanya bertahan beberapa minggu saja atau tubuh menjadi tidak sehat. Lebih baik Anda menghitung kalori dan kegiatan Anda secara lebih teliti.

Tidak perlu ngotot menjalankan diet, jika Anda ngotot hingga stres, hormon kortisol akan naik dan Anda bisa kesulitan mengontrol rasa lapar. Kurangi porsi makan sedikit demi sedikit dan jangan meninggalkan sarapan. Tingkatkan juga frekuensi olah raga Anda sedikit demi sedikit. Lebih baik lakukan olah raga dengan frekuensi yang cukup, namun tetap konstan.  
Description: 10 Kebiasaan Buruk Dalam Diet
Rating: 4.5
Reviewed by: Bail Jason
On: 8:26 PM
Powered by Blogger.
TOP